Petugas keamanan di Kota Lubbock, Negara Bagian Texas, Amerika Serikat sempat panik dan berusaha menurunkan spanduk berisi tulisan pesan cinta dalam bahasa Arab di sebuah gedung pada Senin pagi kemarin.
Pesan yang berarti "Cinta bagi kita semua" itu juga dilatar belakangi gambar hati berwarna merah, seperti dilansir koran the Daily Mail, Rabu (17/2).
Dalam beberapa jam spanduk itu akhirnya berhasil diturunkan dan petugas mengamankan gedung Citizen Tower, tempat spanduk itu muncul.
Wali kota Glen Robertson mengatakan kemunculan spanduk itu bisa menimbulkan ancaman keamanan. Gedung Citizen Tower dulunya bernama gedung Omni.
"Saya sudah mengirimkan surel kepada Loomis (manajer kota) meminta spanduk berbahasa Arab itu dicopot dari gedung Omni. Kami siap melakukan apa saja untuk mengamankan gedung itu," kata Robertseon dalam pernyataannya kepada Fox 34.
Dia juga menuturkan kepala polisi Greg Stevens sudah memberitahukan kabar ini kepada Kementerian Keamanan, Biro Penyelidik Federal (FBI) dan kantor polisi Lubbock.
"Masih terlalu dini untuk menyimpulkan apa yang terjadi sebelum kita mendapatkan lebih banyak informasi. Tapi kita menganggap situasi ini serius demi kepentingan nasional dan internasional," kata dia.
Warga kota menyebut insiden itu adalah kecolongan.
"Ada orang yang masuk gedung itu tanpa izin. Pasti ada sesuatu di balik tulisan itu," ujar warga bernama Benjamin Wright dalam laman Facebook.
Warga kota kelahiran Suriag Mazen Sabouni mengatakan kepada KCBD, dia menghargai ini pesan itu tapi seharusnya disampaikan dengan cara yang lebih baik.
"Bagi siapa pun yang ingin mengungkapkan perasaan mereka kepada orang lain, tunjukkan diri Anda dan kami akan senang mengetahui siapa Anda," ujar Sabouni.
Pesan yang berarti "Cinta bagi kita semua" itu juga dilatar belakangi gambar hati berwarna merah, seperti dilansir koran the Daily Mail, Rabu (17/2).
Dalam beberapa jam spanduk itu akhirnya berhasil diturunkan dan petugas mengamankan gedung Citizen Tower, tempat spanduk itu muncul.
Wali kota Glen Robertson mengatakan kemunculan spanduk itu bisa menimbulkan ancaman keamanan. Gedung Citizen Tower dulunya bernama gedung Omni.
"Saya sudah mengirimkan surel kepada Loomis (manajer kota) meminta spanduk berbahasa Arab itu dicopot dari gedung Omni. Kami siap melakukan apa saja untuk mengamankan gedung itu," kata Robertseon dalam pernyataannya kepada Fox 34.
Dia juga menuturkan kepala polisi Greg Stevens sudah memberitahukan kabar ini kepada Kementerian Keamanan, Biro Penyelidik Federal (FBI) dan kantor polisi Lubbock.
"Masih terlalu dini untuk menyimpulkan apa yang terjadi sebelum kita mendapatkan lebih banyak informasi. Tapi kita menganggap situasi ini serius demi kepentingan nasional dan internasional," kata dia.
Warga kota menyebut insiden itu adalah kecolongan.
"Ada orang yang masuk gedung itu tanpa izin. Pasti ada sesuatu di balik tulisan itu," ujar warga bernama Benjamin Wright dalam laman Facebook.
Warga kota kelahiran Suriag Mazen Sabouni mengatakan kepada KCBD, dia menghargai ini pesan itu tapi seharusnya disampaikan dengan cara yang lebih baik.
"Bagi siapa pun yang ingin mengungkapkan perasaan mereka kepada orang lain, tunjukkan diri Anda dan kami akan senang mengetahui siapa Anda," ujar Sabouni.

0 comments:
Post a Comment